Sya'ban : Keagungan bulan Sya'ban

Kumpulan Cerita Islam (KCI): Sya'ban : Keagungan bulan Sya'ban


Bismillahirrohmanirrohiim...
Keagungan bulan Sya'ban adalah sebagai mana sabda Nabi Muhammad SAW berikut:

Kelebihan bulan Sya'ban mengatasi semua bulan adalah bagaikan kelebihanku mengatasi seluruh Nabi, dan kelebihan bulan Ramadhan mengatasi semua bulan adalah bagaikan kelebihan Allah SWT mengatasi para hamba-Nya.

Diantara fadilah bulan sya'ban adalah:
Allah SWT menerima amal-amal seluruh hamba di bulan Sya'ban.
Sebab dinamakan bulan Sya'ban karena pada bulan ini amal baik bercabang banyak sekali.
Pada bulan ini terdapat bulan Nishfu Sya'ban yang mulia. Pada malam ini Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW mengabarkan bahwa pintu-pintu langit dan rahmat dibuka. Untuk itu tegaklah shalat, angkatlah kepala dan kedua tanganmu ke langit. Pada malam itu 300 pintu rahmat telah dibuka. Allah mengampuni semua orang yang tidak musyrik kepada Allah, bukan ahli sihir, bukan dukun, bukan orang yang suka bermusuhan, bukan pelacur, bukan pemakan riba, bukan pendurhaka kepada orang tua, bukan yang suka mengadu domba dan bukan orang yang suka memutus tali persaudaraan. Mereka semua tidak diampuni hingga bertaubat dan suka meninggalkan.
Yahya bin Muadz berkata lafadz Sya'ban menyimpan karunia bagi orang-orang mukmin dari perpanjangan lima hurufnya:
  • Syin perpanjangannya Syarafun dan Syafaatun yang berarti kemuliaan dan syafaat.
  • Ain perpanjangannya Al 'izzah wal karamah yang berarti kemenangan dan karamah.
  • Ba' perpanjangannya al Birru yang berarti kebaikan.
  • Alif perpanjangannya Ulfah yang berarti rasa belas kasihan.
  • Nun perpanjangannya An-Nur yang berarti cahaya.
Dijelaskan bahwa bulan Rajab untuk mensucikan tubuh, Sya'ban untuk mensucikan lubuk hati dan Ramadhan untuk mensucikan jiwa. Siapa yang mensucikan tubuh pada bulan Rajab, sucilah hatinya pada bulan Sya'ban dan sucilah jiwanya pada bulan Ramadhan. Bulan Rajab adalah bulan untuk beristighfar dari segala dosa, sya'ban untuk memperbaiki hati dari cacad, Ramadhan untuk menyinari jiwa dan lailatul qadar untuk taqarrub/mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW bersabda puasa 3 hari pada awal bulan Sya'ban, 3 hari pada pertengahannya dan 3 hari pada akhirnya, maka Allah mencatatnya sebagai pahala 70 orang nabi dan adalah bagaikan beribadah kepada Allah SWT selama 70 tahun dan jika meninggal pada tahun itu berarti mati syahid.
Siapa mengagungkan bulan Sya'ban, bertakwa kepada Allah SWT dan taat beribadah kepadaNya, serta mengekang diri dari laku maksiat, maka Allah mengampuni segala dosanya dan menyelamatkannya dari segala macam bahaya/balak dan macam-macam penyakit dalam tahun itu.
Pada bulan Sya'ban orang yang pernah menghidupkan salah satu malam Sya'ban dan berpuasa sehari pada bulan itu dihapuskan dari siksa walaupun terputus dari ibadah dan penuh dosa.
Siapa yang menghidup-hidupkan dua malam hari raya dan malam nishfu Sya'ban, maka tidak matilah hatinya ketika umumnya hati manusia mati.

Malam Nishfu Sya'ban adalah malam yang utama sesudah malam Lailatul Qadar.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts